Dari Photo Raw sampai Post di Media Sosial (proses tidak mengkhianati hasil)



Baik kali ini kita akan bahas yaitu dari saat pengambilan foto sampai foto tersebut jadi dan bisa di upload ke media sosial, dari photo format Raw sampai hasil Jpg atau dengan format warna sRGB, AdobeRGB sampai ProPhoto RGB yang bisa di Post di Media Sosial, dibawah ini berikut perbedaan dari segi warna dan hasil yang di dapatkan, untuk yang familiar dengan format warna kalian bisa baca disini >


di atas ada file hasil dari foto saya yang di ambil menggunakan kamera Canon 600D dengan pengambilan foto menggunakan RAW+Jpeg dimana saya mendapatkaan 2 foto sekaligus yaitu format Raw dan Jpeg secara Langsung, kenapa foto saya selalu mengguakan Raw, jawabannya satu, saya suka Ribet sebenernya, dimana foto saya export dulu ke Aplikasi Lightingroom atau Photoshop Raw Camera dengan Laptop kemudian Baru saya Basic Edit atau Over kemudian baru saya Upload ke Microstock dan Media Sosial, dan sesekali saya ikutkan dalam Lomba Fotografi walau belum banyak yang lolos juara, kalian bisa lihat gallery Pameran saya atau Publikasi disini

kembali ke pembahasan, dalam editing biasanya saya lebih fokus di Sharp dan Noise karena salah satu alasan nya yaitu jangan kecewakan pembeli di microstock, jadi saya kurang peduli dengan ketajaman di media sosial yang terlihat kontras dan tajam tapi jika kita masukan ke agen portfolio selalu di tolak dengan alasan Noise atau Over Sharp dan itu buat buang waktu karena harus edit ulang, nah jadi kalau di lihat dari sensor kamera saya yang masih entri level atau kelas menengah belum memiliki pixel yang besar atau full frame, ini membuat saya harus memutar otak agar foto yang di hasilkan dapat laku di pasaran dan bersaing, karna kebanyakan foto saya lari dari portfolio ke Macrostock ke GettyImages, kalian bisa lihat ada 205 foto saya disana sekarang check disini


banyak yang bertanya masalah ini kepada saya entah itu lewat DM Instagram atau langsung kontak Whatsapp saya, gimana pasar di GettyImages mas? jawabannya ya allhamdulillah Laku, walau kadang sebulan hanya 2x saja, kenapa begitu, bisa di lihat harga disana sangat istimewa dan baru saja peluncurannya yang ke 25 Tahun GettyImages, wah lebih Tua dia dari pada saya wkwkwk.. sekarang GettyImages membuat menu jual "Market-freeze Protect your creative work - we'll remove this image from our site for as long as you need it" yang kalau sedikit pengertian saja ini termasuk dalam pembelian lisensi foto dan harga nya ya sangat istimewa, tapi disini saya masih menjual di agen microstock lain.

kembali ke proses editing, saya menggunakan Adobe Lightingroom kebanyakan karna saya hanya basic edit walau terkadang saya lebih menonjolkan warna nya, disini tidak ada penghilangan objek atau merubah objek, tapi dari beberapa riset saya di pasar, ternyata lebih kebanyakan foto yang benar benar sudah manipulasi dan laku keras, dan mendapat referensi ternyata banyak pembeli menggunakan untuk langsung jadi, ya jadinya tentu wajar jika ada foto yang sudah masuk ke rana manipulasi laku keras, sebenernya ini rahasia pasar sepertinya, tapi tidak salah nya jika saya beberkan disini, karena saya mau juga stock alam indonesia atau foto dari hasil karya fotografer indonesia banyak di pasar ini, karena sah saja walau sudah bekerja menjadi PNS atau Karyawan kalian liburan dan stock nya kalian jadikan pemasukan untuk anak kita nanti.


foto di atas ternyata laku keras, terkesan biasa dan tidak ada proses edit berlebih, mungkin dengan kamera handphone saja kalian sudah bisa mengambil nya karena HP sekarang sudah besar untuk resolusinya, kalian bisa lihat harga yang diberikan disana dengan klik foto itu kalian akan di arahkan ke link gettyimages.

dan bagi kalian yang ingin memiliki website berbasis adobe, seperti ini klik disini  yang langsung support dengan adobe stock, dimana foto yang kalian jual bisa langsung di klik beli oleh orang, berbasis website portfolio ini bisa kalian Rubah dengan Domain Pribadi seperti RahmadHimaawan.com contoh nya dan myportfolio nya hilang, dan gratis seumur hidup, desain yang terkesan fleksibel dan mudah, support dengan product adobe lainnya seperti Spark,Adobe Creative Cloud, kebetulan saya mendapatkan paket Pro setiap Tahun nya, untuk mendapatkan nya kalian bisa tanya langsung sama saya, melalui Instagram ataupun Whatsapp.

lanjut dalam tahap editing untuk di post media seperti instagram, saya biasanya menggunakan format warna sRGB karena format ini biasanya tidak merubah warna nya di Instagram, dan kebannyakan foto saya Format Landscape karena lebih lebar dan enak untuk saya jadikan Wallpaper di monitor.
nah bagaimana, sudah sedikit memahami apa yang harus dilakukan dalam memilih warna, jenis Format File Foto dan Proses Edit dan Posting ke Media Sosial, mungkin sekian artikel kali ini, semoga secepatnya saya akan Realese Artikel Media Sosial Mana yang Sangat membantu dalam Promosi Fotografi..

untuk Kalian yang suka dengan Artikel ini silahkan Bagikan dengan tombol media sosial di bawah yang sudah tersedia, dan Terimakasih..

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

×Close

Notifications

Disqus Logo