Featured post

Bengkulu Wonderfull dengan keindahan persawahan kemumu

© Photographer : Rahmad Himawan Tertarik liburan di Bengkulu? Pesona wisata di Provinsi Bengkulu memang sangat memikat ? salah satu nya di...

Genre Fotografi Trend dan Banyak di Minati 2021 untuk Jadi Pilihan


Kali ini kita akan mengulas sedikit tentang apa itu Fotografi, Fotografi sendiri merupakan dari bahasa English yaitu Photography dan berasal dari bahasa yunani yaitu photos yang berarti cahaya dan grafo yang artinya melukis, jadi fotografi adalah sebuah proses melukis dengan menggunakan media cahaya yang menggunakan alat yang di sebut dengan Kamera.

Fotografi juga berarti proses dalam menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka terhadap cahaya.

Bagi kalian yang ingin belajar mendalami bidang fotografi, Genre Fotografi Trend dan Banyak di Minati 2021 bisa kalian pilih dan pelajari, karena microstock rata-rata dipenuhi beberapa genre tersebut, untuk menjadi fotografer profesional tentunya kamu perlu tahu ilmu dasar fotografi seperti jenis-jenis fotografi apa yang ingin benar-benar kamu tekuni. Jenis-jenis fotografi ini bisa membantu kamu mengenal keahlian kamu berada di gaya mana.

  • Landscape Photography

Jenis-jenis fotografi ini sangat cocok untuk kamu yang suka traveling dan mengabadikan pemandangan indah di sekitar kamu. Landscape Photography menunjukan ruang dalam dunia yaitu pemandangan alam, kadang-kadang luasa dan tak berujung,tapi kadang mikroskopis. Foto landscape biasanya menangkap kehadiran alam tetapi juga dapat fokus pada buatan manusia. Tipe foto ini biasanya digunakan pada kalender, kartu pos, dan memorabilia.

  • Street Photography

Street Photography atau fotografi jalanan adalah salah satu jenis-jenis fotografi yang menarik. Sedikit berbeda dengan foto jurnalistik yang fokusnya mengabadikan momen puncak/klimaks. Street photography bertujuan untuk merekam kegiatan sehari-hari. Street photography menggunakan sebuah teknik dari (straight photography atau pure photography) yang di dalamnya menunjukkan suatu visi atau tujuan yang murni dari suatu hal seperti cerminan dari kondisi masyarakat. Fotografi jalanan juga merupakan salah satu jenis-jenis fotografi yang dalam pengambilan gambarnya lebih mengutamakan objek.

  • Toys Fotografi

Toy photography atau fotografi mainan merupakan sebuah bidang baru dalam dunia fotografi yang mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Seperti namanya, toy photography berfokus pada pengambilan gambar dengan memakai objek utama berupa berbagai jenis mainan. Melalui toys photography, kamu bisa menguji imajinasimu untuk berkreasi sebebas mungkin dengan mainan yang ada. Hidupkan karakter-karakter dari film, seri, atau cerita favoritmu ke dunia nyata.

Ingin membuat Jeda dari Star Wars bertemu dengan Annabelle di warung soto? Atau foto Woody dari Toy Story yang sedang bertamasya di Candi Borobudur bersama Deadpool? Pasti bisa dengan toys photography.

  • Potrait Photography

Fotografi potret adalah penangkapan dengan cara fotografi serupa dengan seseorang atau sekelompok kecil orang (potret kelompok), di mana ekspresi wajah dan dominan. Tujuan dari jenis-jenis fotografi ini adalah untuk menampilkan rupa, kepribadian, dan bahkan mood subjek. Seperti jenis lain potret, fokus foto adalah wajah seseorang, meskipun seluruh tubuh dan latar belakang dapat dimasukkan. Sebuah potret umumnya tidak snapshot, tapi gambar yang terdiri dari orang dalam posisi masih. Sebuah potret sering menunjukkan orang yang melihat langsung pada kamera.

Tidak seperti banyak gaya fotografi lain, subjek fotografi potret seringkali model non-profesional. Contohnya seperti potret keluarga memperingati acara-acara khusus, seperti wisuda atau pernikahan, mungkin secara profesional diproduksi atau mungkin vernakular dan yang paling sering dimaksudkan untuk melihat pribadi bukan untuk pameran.

  • Food Photography

Jenis-jenis fotografi makanan ini dalam pengertian sederhana adalah teknik memotret makanan menjadi lebih menggoda. Dalam industri kuliner, seperti produsen makanan, rumah produksi, periklanan, hotel, kafe, dan lainnya, fotografi makanan mutlak dibutuhkan. Karena itu pelaku food photography semakin dicari karena biasanya digunakan untuk membuat kemasan suatu produk atau iklan. Hanya saja dibutuhkan keterampilan dan peralatan yang berkualitas baik untuk menangkap esensi dari makanan yang dijadikan sebagai objek foto.

  • Fashion Photography

Fashion Photography adalah jenis-jenis fotografi yang ditujukan untuk menampilkan pakaian dan barang-barang fashion lainnya. Fotografi fashion yang paling sering dilakukan untuk iklan atau majalah fashion seperti Vogue, Vanity Fair, atau Allure. Seiring waktu, fotografi fashion telah mengembangkan estetika sendiri di mana pakaian dan mode diperkuat dengan adanya lokasi eksotis atau aksesoris.

Fashion fotografi bisa dibilang salah satu jenis-jenis fotografi yang paling menguntungkan dan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk berkomunikasi dalam dunia fashion. Di sini, fotografi fashion sendiri digunakan untuk membawa perhatian pada pakaian dan aksesoris.

  • Wedding Photography

Wedding Photography adalah jenis-jenis fotografi yang dilakukan sebelum acara pernikahan, atau banyak diketahui orang dengan sebutan Pre Wedding. Jenis-jenis fotografi ini merupakan salah satu yang paling popular karena setiap orang pasti ingin memiliki foto yang bagus pada momen penting mereka. Jenis-jenis fotografi ini membutuhkan fotografer yang berpengalaman karena dibutuhkan keahlian untuk menangkap momen-momen penting. Biasanya dibutuhkan lebih dari ratusan foto, baik berupa foto warna, BW (black and white), dan sepia.

  • Commercial Photography

Jenis-jenis fotografi ini adalah kegiatan proses merekam gambarnya biasanya dibuat menarik dengan bantuan editing dan computer graphycs, dan bertujuan untuk keperluan promosi atau iklan. Karena fotografi memainkan peran penting dalam periklanan, fotografer profesional banyak mengabdikan karier mereka untuk fotografi iklan. Kebutuhan untuk menyalin iklan unik dan eye-catching berarti fotografer dapat bekerja dengan beberapa jenis fotografi, termasuk macro photography dan fotografi glamor. Contohnya banyak terdapat di iklan-iklan dalam media massa.

  • Fotografi makro

Genre fotografi ini dalah genre di mana fotografi dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar optik seperti mikroskop. Fotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1 yaitu besar gambar yang dihasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya. Sebagai contoh, pada film 35 mm, lensa harus dapat fokus pada area sekecil 24×36 mm, yaitu ukuran gambar pada film.

baca juga Air Terjun Tri Muara Karang

Untuk fotografi makro, lensa makro adalah pilihan yang tepat. Lensa tipe ini biasanya memiliki perbesaran 1:1 atau bahkan lebih. Namun sayang, lensa makro identik dengan harga yang mahal. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan alternatif lain seperti menggunakan extension tube, reverse ring atau filter close up. Berikut adalah cara cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan foto makro dengan biaya yang murah.

Cara pertama adalah dengan Filter close up.Filter close up adalah filter yang dipasang di depan lensa (seperti filter biasa) yang fungsinya seperti kaca pembesar yhang berguna untuk mendapatkan pembesaran fokus yang diinginkan. Dengan cara ini walaupun tidak memiliki lensa makro, dengan lensa kit biasa juga sudah bisa digunakan untukfoto makro.

Cara kedua adalah menggunakan reverse ring. Sebenarnya cara kerjanya reverse ring ini sama dengan membalik lensa agar bisa digunakan untuk foto makro. Reverse ring hanya sebuah alat bantu yang funsingnya untuk menyatukan badan kamera dengan lensa yang dibalik.

Cara ketiga adalah dengan makro extention tube. Extention tube ini berbentuk seperti pipa yang dipasang di antara badan kamera dengan lensa. Tujuannya adalah untuk mendapatkan jarak fokus yang lebih dekat agar bisa fokus untuk memotret benda yang kecil.

  • Fotografi HI

Fotografi human interest (HI) adalah potret dari kehidupan seseorang yang menggambarkan suasana/mood dan menimbulkan simpati dari orang yang melihatnya.

Awalnya, human interest photography lebih termasuk kedalam bagian dari fotojurnalisme, yaitu menggambarkan kehidupan dan interaksi manusia dengan lingkungannya, dan lalu bertujuan supaya mengetuk hati orang-orang untuk bersimpati dan melakukan sesuatu untuk membantu subjek foto.

Human Interest cukup luas cakupannya tapi sering dicampur-adukkan adukkan dengan kategori lain seperti Portrait photography, culture photography (budaya), street photography, travel photography, conceptual photography, dll.

Kebanyakan foto human interest adalah menggambarkan kehidupan masyarakat dengan ekonomi lemah atau di daerah pedalaman, tapi sebenarnya human interest tidak membatasi pada subjek masyarakat kelas bawah saja, tapi juga termasuk potret keberhasilan dari masyarakat kelas atas.

Jika Kalian ada foto menarik dan Artikel untuk di bagikan, silahkan kirimkan ke admin melalui kontak email. Terimakasih talah berkunjung ke Blog Bengkulu Destination, semoga kalian suka dan silahkan berkomentar jika ada salah dalam penulisan..

Terimakasih, Assallamualaikum.wr.wb.. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

×Close

Notifications

Disqus Logo